Mencegah Kanker Dengan Rutin Mengkonsumsi Brokoli

Mencegah Kanker Dengan Rutin Mengkonsumsi Brokoli

Penyakit kanker sampai saat ini masih menjadi penyakit yang ditakuti oleh banyak orang sebab dapat menyebabkan kematian. Semua orang berisiko mengalami kanker di kemudian hari, tetapi dengan tingkat risiko yang berbeda-beda.

Tingkatan risiko penyakit kanker tentu saja dipengaruhi oleh gaya hidup serta pola makan Anda. Untuk mengurangi risiko kanker, Anda bisa menambahkan brokoli ke dalam menu makanan Anda. Sebab, brokoli adalah salah satu makanan yang telah terbukti dapat mencegah kanker.

Zat apa yang ada di dalam brokoli sehingga sayuran ini dapat mencegah kanker tumbuh? Seberapa banyak brokoli yang harus dimakan agar tidak diserang oleh penyakit kanker?

Mencegah kanker dengan makan brokoli

Brokoli harus ada di menu makan Anda setiap hari, sebab manfaat brokoli mampu mencegah kanker bukan hanya sekadar isapan jempol belaka. Ya, faktanya hal ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian ilmiah. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Oregon State University.

Penelitian yang dimuat di dalam Journal of Nutritional Biochemistry ini berhasil membuktikan jika zat di dalam brokoli ampuh untuk mencegah sel kanker tumbuh dengan cepat. Ya, brokoli juga dianggap dapat membantu pengobatan pasien kanker karena sifatnya yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. dalam penelitian ini, brokoli berhasil menghambat perkembangan kanker prostat.

Bagaimana brokoli dapat mencegah kanker?

Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan zat sulforaphne pada brokoli yang mampu mencegah kanker serta menghambat pertumbuhan kanker. Sulforaphne termasuk ke dalam zat kimia yang berasal dari tumbuhan yang dipercaya dapat memicu tubuh untuk mengubah gennya. Perubahan gen yang terjadi ini membuat tubuh lebih kebal terhadap pertumbuhan kanker, sehingga sel kanker pun tidak akan dapat berkembang.

Berapa banyak brokoli yang harus saya makan untuk mencegah kanker?

Sebenarnya, porsi makan brokoli sama dengan porsi sayur sehari-hari. Menurut World Health Organization dan Kementerian Kesehatan, minimal porsi makan sayur yang harus dikonsumsi dalam sehari adalah sekitar 250 gram atau setara dengan dua setengah gelas. Anda bisa membaginya menjadi tiga kali makan, sehingga dalam satu kali waktu makan Anda mengkonsumsi satu gelas brokoli.

Satu gelas brokoli yang anda makan tersebut mengandung 25 kalori, 5 gram karbohidrat, dan 1 gram protein. Sehingga, tidak masalah jika Anda ingin makan lebih banyak brokoli dalam satu hari, sebab kalori yang terkandung di dalamnya cukup sedikit.

Namun hati-hati dengan teknik memasak yang Anda gunakan dalam menyajikan brokoli. Teknik memasak yang salah justru akan membuat zat gizi brokoli, termasuk sulforaphne, menjadi hilang. Semakin tinggi suhu pemasakan yang digunakan, semakin banyak zat gizi yang akan hilang. Oleh sebab itu, sebaiknya masak brokoli dengan cara direbus atau ditumis dalam waktu yang sebentar.

Jangan lupa buat SHARE artikelnya ya .. Nantikan terus informasi-informasi bermanfaat dari website kami 🙂

DAGELAN INFO

Share

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*